
Sydney - Pengembang properti yang berbasis di Sydney, Australia Crown Group menawarkan properti apartemen senilai Rp 10 triliun. Penimatnya, sebagian besar adalah orang kaya Indonesia yang mampu membeli lebih dari satu unit apartemen.
Tahun 2013, Crown Group membangun 500 unit di tiga proyek apartemen di Sydney, Australia yaitu V by Crown dengan sebutan desa vertikal terdiri dari 27 lantai yang canggih, terletak di pusat bisnis Parramarta.
Lalu ada Viking by Crown, sebuah apartemen dengan sembilan lantai yang berlokasi di 5 km dari pusat Sydney, ketiga ada apartemen Top Ryde City Living, apartemen mewah yang terdiri dari lima tower yang akan seleai pada pertengahan 2013.
Apartemen tersebut dipasarkan di tiga kota besar di Indonesia yaitu Medan, Jakarta, dan Surabaya. "Kami menerima permintaan yang sangat besar dari Indonesia. Bahkan, ada yang membeli 3-5 unit sekaligus," kata CEO Crown Group Iwan Sunito pada jumpa pers di Bali Hyatt, Sanur, Denpasar, Senin (4/3/2013).
Crown Group, merupakan pengembang di Sydney yang memadukan konsep desa di Bali dengan kecanggihan dan moderinitas, memadukan unsur pohon, dan hutan. "Projek kami di Australia sering disebut sebagai Bali in Sydney," kata Iwan.
Peminatnya pun banyak warga Indonesia. Umumnya, pembeli adalah orang Indonesia yang menyekolahkan anaknya di Australia, tertarik dengan budaya di Australia, terdapat banyak makanan Indonesia, atau yang berinvestasi properti di Australia.
Iwan mengatakan, pihaknya menargetnya pembeli dari Indonesia sebanyak 150 unit atau senilai Rp 1 triliun. Harga per unit mencapai antara Rp 3,5 miliar hingga Rp 15 miliar. Tahun 2013, ditargetkan penjualan mencapai Rp 3,5 - 5 triliuan atau meningkat dari tahun 2012 sebanyak Rp 2,5 triliun.
Iwan merupakan pengembang kenamaan di Australia. Perusahannya Crown Group merupakan properti terbesar di Australia yang dimiliki oleh orang Indonesia. Sejak terbentuk tahun 1996, Crown Group telah membangun 11 proyek dengan 1500 unit dalam 15 tahun. Perusahaan ini memiliki portofolio sebesar Rp 28 triliun.

No comments:
Post a Comment