
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah terserang aksi profit taking di awal pekan ini. Melemahnya indeks Asia menjadi alasan investor untuk melakukan aksi ambil untung.
IHSG, pada akhir perdagangan Senin (4/3/2013) melemah 50,15 poin atau 1,04 persen ke 4.761,46. LQ45 turun 8,82 poin atau 1,2 persen menjadi 818,15.
Sektor pendukung indeks saham bergerak negatif. Sektor keuangan turun 12,01 poin atau 1,8 persen, sektor infrastruktur turun 14,14 poin atau 1,4 persen dan sektor tambang turun 19,28 poin atau 1 persen.
Indeks Asia terpantau bergerak melemah, cuma Nikkei yang menguat 45,9 poin atau 0,4 persen menjadi 11.653,6. Hang Seng terkoreksi 342,4 poin atau 1,5 persen menjadi 22.537,8 dan Straits Times turun 33,55 poin atau 1,03 persen ke 3.236,5.
Nilai transaksi tercatat Rp5,6 triliun dengan volume 6,12 miliar lembar saham. Sebanyak 186 saham melemah 86 saham menguat dan 110 saham stagnan.
Saham-saham yang bergerak melemah (top lossers), antara lain PGT Lion Metal Works Tbk (LION) turun Rp1.000 ke Rp13 ribu, PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) turun Rp500 ke RP11.500 dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) turun Rp450 ke Rp8.750.
Sementara saham-saham yang menguat (top gainers), antara lain PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) menguat Rp2 ribu menjadi Rp287 ribu, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) naik Rp1.900 ke Rp77.100 dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) naik Rp400 ke Rp7.900.

No comments:
Post a Comment